Artikel PROTOKOL
Kumpulan dari beberapa aturan yang berhubungan dengan komunikasi data antara beberapa alat komunikasi supaya komunikasi data dapat dilakukan dengan benar. Protocol adalah yang menspesifikasikan secara detail bagaimana komputer berinteraksi, termasuk didalamnya format pesan yang mereka tukar dan bagaimana kesalahan ditangani. Hubungan telekomunikasi mencerminkan banyak aspek dari protokol dalam arti diplomatik, beberapa sinyal diubah dengan mengirim dan menerima perangkat, misalnya, diistilahkan dengan berjabat tangan dan berkenalan. Tiga aspek utama komunikasi yang diperhatikan oleh protokol adalah: bagaimana data direpresentasikan dan dikodekan, bagaimana ditransmisikan, dan bagaimana kesalahan dan kegagalan diketahui dan ditangani. Protokol pada lapis transpor model Open System Interconnection (OSI) yang mempunyai kemampuan melaksanakan pengujian keberadaan router antar end system.Protokol yang menjalankan routing melalui implementasi algoritme routing yang khusus. Contoh dari protokol routing adalah IGRP, OSPF, dan RIP. Internet Protocol (IP) merupakan fondasi (building block) dari Internet.
Fungsi dari IP antara lain:
- mendefinisikan datagram ({basic unit} dari sebuah transmisi di Internet)
- mendefinisikan cara penggunaan alamat di Internet (Internet addressing scheme)
- memindahkan data antara {Network Access Layer} dan {host-to-Host Transport Layer}
- melakukan {routing} dari datagram antar komputer
- melakukan fragmentasi (pemecahan paket) dan re-assembly dari datagram
Paket IP berisi data-data untuk TCP/IP protocol suite. Setiap paket memiliki 32-bit alamat sumber (source address) dan tujuan (destination address), beberapa bit untuk {option}, sebuah {header checksum}, dan {payload of data}. Umumnya paket IP memiliki ukuran beberapa ratus bytes. IP bersifat tidak reliable (unreliable). Maksudnya, paket IP tidak dijamin sampai di tujuan ataupun sampai dengan urutan yang sama. Tugas untuk menjamin reliability diserahkan kepada lapisan di atasnya, yaitu TCP, Transport Control Protocol.
Low level protocol. Protocol ini menentukan aturan transmisi data dari sisi elektronik dan physical, misalnya aturan mengenai bit dan byte ordering, mekanisme deteksi error dan koreksi terhadap error tersebut. Contoh dari protocol ini misalnya adalah TCP/IP.
Data Link Protocol.Protokol yang bertugas melakukan pembentukan hubungan, melakukan perawatan, dan sebagainya pada suatu hubungan antarsimpul dalam jaringan.
Post Office Protocol.Disingkat dengan POP. Protokol yang digunakan untuk proses pengambilan e-mail di Internet. Protokol POP yang terakhir dan paling poluer digunakan adalah POP3. Protokol lain yang juga sering digunakan adalah IMAP.
Upper-Layer Protocol.Protokol yang beroperasi pada layer yang lebih tinggi dalam model referensi OSI, relatif terhadap layer lainnya. ULP terkadang digunakan untuk mengacu pada protokol tertinggi berikutnya dalam suatu tumpukan protokol.
RTP Control Protoco.Protokol yang mengawasi QoS pada koneksi RTP IPv6 dan membawa informasi tentang sesi yang sedang berjalan
Packet Level Protocol.Protokol layer jaringan dalam tumpukan protokol X.25. Terkadang disebut juga protokol X.25 Level 3